Social Icons

Pages

Selasa, 30 Desember 2014

Kampung Naga farming system: an ethnovideographic study of sustainable agriculture.






Farmers in Kampung Naga always conduct ritual in rice growing. They perform ceremonies six times in the year based on the Muslim Calendar. Taboos and prohibitions also influence them in their daily activities such as farming and other social activities. They commonly use traditional computation for choosing the day when they want to start activities such as planting, harvesting, house building and conducting ceremonies. They still practice custom inherited from their ancestor such as planting local rice variety, recycling of human waste and crop (rice bran) into fishfeed and conserving water resources and forest. They believe that traditional computation and rituals would make their soul safe in farming practices. Some evidences suggest the use of sustainable agriculture such as the practice of farm diversification and off-farm activities, recycling of human waste and rice bran as fishfeed, and use of crop residue and farm manure as fertilizer for their crops. Ethnovideography is very useful in documenting the natural situation surrounding the subject like the condition of environment. It is also useful for documenting indigenous custom and practices such as rituals in rice growing and religious ceremonies.

Note:

Ethnovideography is defined as the study and analysis of groups or group representatives usingsmall format video documentation techniques. In other words, it is ethnography through video,preferably digital video (Flor, A.G.,  2002).



Source:


Senin, 29 Desember 2014

Saran Untuk Peneliti dan Manajer Lembaga Riset




Peran peneliti dan manajer lembaga riset sangat berpengaruh terhadap kemajuan organisasi riset dan kualitas hasil riset yang dihasilkan. Untuk itu, peneliti dan manajer riset harus memiliki integritas tinggi, kompetensi, disiplin dan memahami manajemen riset yang benar. 

Cara Mengatasi Meningkatnya Biaya Usahatani


Buruh tani sedang memotong malai padi yang hampa
Saat ini, semua petani tanaman pangan di Indonesia mengalami perasaan galau dengan situasi harga pupuk yang tinggi tetapi dibutuhkan dan keinginan menanam benih unggul berkualitas tetapi sulit diperoleh. Bagi petani yang subsisten dan militan, mereka tetap berusaha untuk menanam tanaman pangan, khususnya pada komoditas padi. Untuk jagung dan palawija lainnya, petani tetap menanam tergantung kondisi iklim di daerahnya. Tingginya harga pupuk dan mahalnya upah tenaga kerja di pedesaan menyebabkan biaya usahatani semakin mahal.

Senin, 22 Desember 2014

Pengembangan LL Belu, memanfatkan momen kunjungan Presiden Jokowi



 Padi petani Belu menunjukkan keragaan tanaman yang baik
Kunjungan Presiden Jokowi ke Atambua merupakan momentum penting untuk membangun pertanian di wilayah perbatasan. Daerah ini masih memerlukan bantuan pemerintah pusat untuk meningkatkan kesejahteraan penduduknya. Pertanian di wilayah perbatasan, umumnya masih bersifat subsisten dengan produktivitas tanaman yang rendah karena lahan pertanian belum dikelola dengan baik. Hasil study para Profesor Riset badan Litbang Pertanian menunjukkan bahwa permasalahan umum di daerah perbatasan adalah daya beli masyarakat rendah, tenaga kerja migrasi ke kota untuk mendapatkan penghasilan lebih tinggi, kurang etos kerja masayarakat, adopsi teknologi rendah, dll.

Sabtu, 20 Desember 2014

Bantuan Pupuk Gratis Ditolak?



hamparan tanaman padi sawah di Salatiga
Rencana pemerintah memberikan pupuk gratis kepada petani, khususnya pupuk urea, di beberapa propinsi sentra produksi padi menghadapi kendala karena keberatan dari pemerintah daerah tertentu. Alasan penolakan tidak begitu jelas. Ada kemungkinan untuk menghindari kekisruhan antar petani di daerah, atau mungkin akan menimbulkan masalah di kemudian hari yaitu petani terus menuntut pupuk gratis. Sebetulnya momentum pemberian pupuk gratis untuk mendukung upaya swasembada pangan, khususnya padi, sangatlah penting jika pemerintah mau  menggantikan sebagian penggunaan pupuk anorganik dengan pupuk hayati. Biaya yang digunakan untuk membeli pupuk anorganik dari produsen pupuk dialihkan untuk mempromosikan pupuk hayati. Manfaat pupuk hayati saat ini dan kedepan sangat diperlukan untuk mengurangi biaya produksi usahatani padi, palawija maupun sayuran tertentu. Selain itu, pupuk hayati secara bertahap dapat memperbaiki kesuburan tanah.

Jumat, 19 Desember 2014

Benih, sebagai sumber kehidupan





Benih jagung hibrida dibagikan kepada petani Penas 14
Dalam UU No.12 Tahun 1992 tentang Sistem Budi Daya tanaman, benih adalah tanaman atau bagian dari tanaman yang digunakan untuk mengembang biakkan tanaman tersebut. Dalam budi daya tanaman, benih dapat berupa biji maupun tumbuhan kecil hasil perkecambahan, pendederan, atau perbanyakan vegetatif dan disebut juga bahan tanam.

Rabu, 17 Desember 2014

Diseminasi Hasil Penelitian


sorgum untuk etanol dikunjungi petani
Indikator utama dari penelitian yang sukses adalah bahwa hasil penelitiannya dapat diterapkan, dan bahwa hasil aplikasinya  - baik secara langsung atau tidak langsung - meningkatkan efisiensi, produktivitas atau keberlanjutan (Garforth, C., 1998). Secara jelas, hasil akhir suatu penelitian harus ada di lahan petani dan menyebar kepada petani sekitarnya. Oleh karena itu, hasil penelitian harus didiseminasikan kepada “pengguna antara” dan “pengguna akhir teknologi tanaman pangan”.
 
Blogger Templates